Pages

Thursday, September 17, 2015

Makam Baqi'

Makam Baqi' - Baqi' dalam bahasa Arab berarti tanah lapang. Di dekat Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Di tanah lapang itu terdapat jutaan orang meninggal yang hanya ditandai sepasang batu tanpa nama.
Kompleks pemakaman ini sudah ada sejak zaman jahiliyah. Jamaah haji yang meninggal di Madinah juga dimakamkan di Makam Baqi'. Makan Baqi sendiri setelah perluasan mencapai 174.962 meter persegi dan dikelilingi pagar dengan tinggi empat meter. Semasa hidupnya, Nabi Muhammad sering mengunjungi makam Baqi' karena di tempat ini di makamkan sekitar 10 ribu jenazah sahabat dan keluarga Nabi SAW.

Menurut riwayat, Rasulullah melakukan doa setiap kali beliau melewati pemakaman. Di Baqi' ini, Rasulullah biasanya membaca doa:

“Mudah-mudahan sejahtera atas kamu sekalian, wahai (penghuni) tempat kaum yang beriman! Apa yang dijanjikan kepadamu, yang masih ditangguhkan besok itu, pasti akan datang kepadamu dan kami insya Allah akan menyusulmu. Ya Tuhan, ampunilah ahli Baqi' Al- Gorqod.” (HR Muslim).
Pada masa pembangunan Masjid Nabawi, As’ad bin Zararah, salah seorang sahabat Nabi wafat. Nabi Muhammad memilih daerah sebagai pemakaman dan As’ad adalah orang pertama yang dimakamkan di pemakaman Baqi' dari kalangan Anshar. Riwayat lain menyebutkan sahabat pertama yang dimakamkan di Baqi' adalah Utsman bin Madhun wafat tahun 3 Hijriah.

Di Baqi' ini ada makam puteri Nabi SAW yakni Siti Fatimah, Imam Hassan, Imam Husein meski hanya kepala (cucu Nabi), Imam Jafar Shadiq, Abbas bin Abdullah (paman Nabi), Halimatus Sa'diyah (ibu susu Nabi), serta seluruh istri Nabi kecuali Siti Khadijah yang dimakamkan di Mala, Mekkah.Putera dan puteri Nabi, Qasim, Abdullah, Ibrahim, Ruqayyah, Zainab, dan Umi Kaltsum juga dimakamkan di makam Baqi'.

Makam Baqi' diawasi secara ketat demi menghindari syirik dari para pengunjung yang kerap meminta berkah dan berdoa di kom- pleks pemakaman. Ziarah kubur sambil membaca doa-doa, apalagi disertai menangis, dianggap bid’ah sehingga dilarang. Untuk menghindari ziarah itu pula, di belakang pintu masuk Baqi' ada papan pengumuman dalam beberapa bahasa, agar para pengunjung tidak musyrik. Misalnya memuja-muja kuburan, membawa tanah kuburan atau meminta-minta sesuatu kepada kuburan.


Rasulullah pernah menyatakan, “Jangan kalian menjadikan kuburanku sebagai berhala.” Pernah juga menyatakan, “Jangan kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat ied.” Artinya, menentukan waktu untuk berkumpul (di kuburan) sebagaimana yang banyak dilakukan oleh para penyembah kubur. Berdoa di kuburan dengan keyakinan tempat tersebut memiliki berkah, bahkan di kuburan para nabi dan para wali sekalipun adalah perbuatan bathil. Perbuatan itu termasuk mengada-ada dalam agama (bid’ah).


Demikian informasi menganai Makam Baqi'. Semoga kita terhindar dari perbuatan Bid'ah. Melakukan kunjungan ke makam Baqi'  hendaknya menjalankan adab yang diajarkan syariat Islam seperti mengucapkan salam kepada para penghuninya dengan doa yang telah dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Untuk informasi mengenai paket umroh di Rabbani Tour dapat mengunjungi website Rabbani Tour atau datang langsung ke kantor kami di Jalan Lengkong Kecil No.4 Bandung.

0 comments ttg Makam Baqi':

Post a Comment